Linux adalah sistem operasi gratis bertipe Unix yang awalnya dibuat oleh Linus Torvalds dengan bantuan dari pengembang software se- penjuru dunia. Linux adalah implementasi POSIX secara mandiri dan termasuk multitasking secara nyata, virtual memori, shared library, demand loading, dan penanganan memori yang baik, jaringan TCP/IP, dan penampilan lain yang konsisten dengan sistem Unix. Dibangun dengan lisensi GNU (General Public License), sehingga kode sumber untuk Linux tersedia secara bebas untuk semua orang.
10 Alasan Kenapa Linux Adalah Sistem Operasi Terbaik
• Di dalam distribusi Linux terdapat software-software berharga jutaan Rupiah yang gratis atau beberapa ribu rupiah untuk kemasan CDnya.
• Sistem operasi yang lengkap yang :
Stabil - aplikasi yang crash tidak menyebabkan sistem operasi Down
Reliable - Server Linux sudah biasa hidup dalam jangka waktu RATUSAN hari, dibanding Windows yang perlu diReboot secara berkala
Secara Ekstrim Sangat Bermanfaat
• Dilengkapi dengan puluhan lingkungan pengembangan aplikasi, termasuk C, C++, Fortran, Ada, toolkit seperti Qt dan beberapa bahasa script semacam Perl, Python, Awk, dan sed. Kompiler C pada Windows harganya lebih dari 1000 Dolar Amerika
• Fasilitas jaringan yang istimewa, memungkinkan untuk berbagi CPU
• Lingkungan yang ideal untuk menjalankan server, seperti Web Server, FTP Server, Authentication Server dan sebagainya
• Tersedia pula software komersial, jika kebutuhan tidak terpenuhi dengan software yang gratis
• Sistem operasi yang mudah untuk diupgrade
• Mendukung banyak prosesor sebagai standar
• Multi-Tasking yang nyata; memungkinkan untuk menjalankan lebih dari satu program pada waktu yang sama
• Sistem GUI (window) yang disebut X yang istimewa, ekivalen dengan Windows namun sangat mudah untuk dikastemisasi
Open Source
Konsep Open Source ini sudah ada sejak tahun 1984, yaitu dengan adanya GNU Project yang disponsori oleh Free Software Foundation (FSF). GNU Project bertujuan untuk menyediakan sistem operasi seperti Unix yang "free" : GNU system. Free dalam arti kebebasan bukan dalam konteks harga. Free software dalam arti kebebasan user untuk menjalankan, menyalin, mengedarkan, mempelajari, mengubah software untuk memperbaiki. Varian dari sistem operasi GNU adalah
penggunaan yang luas dari Linux sebagai kernel. Sistem ini secara singkatnya disebut Linux, dan nama yang lebih lengkapnya adalah GNU/Linux System. Ada banyak software yang kemudian masuk dalam GNU Software Directory.
Software-software dari GNU ini umumnya berlisensi GNU GPL (GNU Public License). Lisensi GNU GPL ini memberikan keleluasaan kepada siapapun untuk menggunakan, mendistribusikan, mempelajari, dan merubah kode sumber. Lisensi ini juga memungkinkan kepada siapapun untuk mengambil sebagian atau seluruh dari kode sumber
untuk digunakan dalam software lainnya.
Software dari hasil modifikasi tersebut juga boleh untuk dijual dengan syarat lisensi dari software tersebut tetap harus GNU GPL. Ini menunjukkan bahwa lisensi ini melarang seseorang untuk memperoleh hak patent untuk pribadi atas software yang dibuat dengan lisensi GPL.
Distribusi Linux
Untuk memudahkan kepada para pemakai Linux, telah banyak berdiri perusahaan software yang mengemas software-software dari GNU untuk membuat Distribusi Linux. Untuk ini kita mengenal Slackware, RedHat, Linux Mandrake, Debian GNU/Linux, SuSE, Corel Linux, Trustix Merdeka dan masih banyak lagi. Masing-masing distribusi Linux memiliki target pasar sendiri-sendiri, mereka juga berusaha untuk semakin memudahkan user, dari masalah instalasi, penggunaan, dan perawatan.
Tetapi pada dasarnya mereka mengambil dari sumber yang sama.
Setiap distribusi Linux biasanya dijual dengan harga tertentu, apa yang mereka jual sebenarnya bukan softwarenya, tetapi usaha untuk mengemasnya, baik fisik maupun softwarenya. Setiap distribusi Linux biasanya juga menyediakan versi yang berlisensi GPL, untuk ini biasanya kita harus mendownload.
Dalam distribusi Linux umumnya telah lengkap software-software yang ada didalamnya. Meliputi untuk fungsi-fungsi server dan desktop. Sebagai contoh distribusi Linux Mandrake 8.2 di dalamnya telah terdapat aplikasi untuk GUI (Gnome, KDE), aplikasi Office (Gnome Office, KOffice), PIM (Evolution), Database server (MySQL, PostgreSQL), Web server (Apache), web scripting (PHP, Perl),software development tools (Make, GCC, Perl, Python, Ada, LISP, Glade, KDevelop, QtDesigner), aplikasi web (php Groupware, phpNuke) dan ratusan aplikasi lain yang dikemas dalam 3 CD.
Desktop Linux
Ada berbagai variasi program untuk desktop pada Linux. Desktop ini memberikan fungsi dan tampilan untuk kemudahan dan kenyamanan pengoperasian komputer. Desktop Linux yang cukup terkenal dan banyak digunakan antara lain KDE dan Gnome.
Hampir semua distribusi Linux menyertakan kedua Desktop Manager tersebut. Beberapa distribusi menggunakan KDE sebagai default Desktop Manager, seperti Linux Mandrake, Knoppix. Sedang yang lainnya menggunakan Gnome sebagai default Desktop Manager, seperti RedHat.
Setiap Desktop Manager juga membawa kubu aplikasi masing-masing, karena kedua Desktop Manager tersebut masing-masing membawa library aplikasi dan fasilitas masing-masing.
KDE
Pada dasarnya KDE terdiri dari beberapa bagian penting, yaitu :
• Panel, berada pada bagian bawah layar, digunakan untuk menjalankan aplikasi dan pergantian
antar virtual desktop. Hal paling penting di sini adalah adanya K menu, yang tampil berupa yang menampilkan menu aplikasi untuk dijalankan ketika diklik.
• Taskbar, pada dasarnya menempel pada Panel, digunakan untuk pergantian aplikasi yang sedang jalan.
· Desktop, dimana file-file dan direktori yang sering digunakan biasa ditempatkan. KDE secara default diset memiliki 4 desktop.

Tampilan KDE desktop