PERTAHANAN KEDUA

.
Pertahanan kedua, maksud dari judul blog ini adalah suatu cara melindungi komputer Anda dari serangan virus yang tak ada habis-habisnya. Ternyata sebagian besar virus yang menginfeksi komputer berasal dari yang namanya FLASHDISK. Karena ukurannya yang kecil dan mudah dibawa serta kapasitasnya cukup besar itulah yang menjadikan ia sebagai media penyimpanan kontemporer nomer 1 setelah Disket(ketinggalan jaman ). Cara virus menginfeksi komputer yaitu dengan memanfaatkan fasilitas Autoplay pada Windows. Secara default Autoplay dalam keadaan On, maka bila Anda memasukkan CD atau menancapkan Flashdisk pada CPU, secara otomatis Windows akan menjelajahi isi dari CD atau Flashdisk tersebut. Biasanya virus lokal-lah yang paling berbahaya karena ia tidak hanya mempunyai flie berisi virus tapi juga punya file Autorun.inf (suatu file yang berisi perintah untuk menjalankan virus tsb). Virus lokal banyak memanfaatkan Flashdisk sebagai media untuk menyerang komputer.

Selain menggunakan Anti-virus ternyata itu tidak cukup untuk melindungi komputer Anda dari virus, maka dari itu saya akan berbagi sedikit ilmu yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Bagi Anda yang masih setia pada Windows XP Professional berikut cara mematikan fasilitas Autoplay :

1.Klik Start dan kemudian klik Run / tekan
Windows + R


Ket : tombol Windows terletak diantara tombol Ctrl dan Alt pada bagian kiri keyboard.

2.Ketikkan
gpedit.msc klik OK / Enter .Maka jendela Group Policy akan muncul










3.Di jendela sebelah kiri, dibawah Computer Configuration, dwi-klik (double-click) Administrative Templates.







4.Di jendela sebelah kanan, dwi-klik (double-click) System












5.Pilih dan dwi-klik (double-click) Turn Off Autoplay

6.Pada jendela Turn Off Autoplay Properties , pilih Enabled. Selanjutnya dari pilihan dropdown Turn Off Autoplay on, pilih All drives dan kemudian klik OK.














7.Lalu silahkan keluar dari Group Policy, dengan cara pilih menu File > Exit /Alt F4.


Ingat !!! Anda harus tetap memiliki Anti-virus yang selalu di-update demi menjaga keamanan komputer Anda. Itu semua hanyalah ikhtiar selanjutnya serahkan semuanya kepada yang diatas.

Sekian dan semoga bermanfaat. Amieen.

CAT : Tutorial diatas hanya berfungsi pada Windows XP Professional. :)



Sumber : Internet dan pengalaman pribadi.


READ MORE - PERTAHANAN KEDUA

Kumpulan Shortcut Windows XP

.

Tombol pintas (shortcut) Windows XP adalah kombinasi tombol-tombol pada keyboard yg mewakili perintah/instruksi tertentu, umumnya berasal dari perintah klik kiri/kanan mouse.

Kumpulan Tombol Shortcut

Shortcut Natural Keyboard

Keterangan:

Win = Tombol logo Windows. Terletak di antara tombol Ctrl dan tombol Alt pada bagian kiri keyboard.


Tombol keyboard

Fungsi

Win / Ctrl + Esc

Memunculkan / menutup menu dari menu START

Win + BREAK

Menampilkan kotak dialog System Properties

Win + D

Menampilkan desktop Bila desktop ditampilkan, maka semua jendela program akan di minimize-kan. Ulangi kembali Win + D untuk kembali ke tampilan semula

Win + M

Meminimize-kan jendela semua program yang sedang jalan

Win + Shift + M

Mengembalikan (restore) jendela program ke posisi semula setelah di minimize

(Win + M)

Win + E

Menjalankan program Windows Explorer / Explore My Computer

Win + R

Menjalankan kotak dialog Run

Ctrl + C

Copy / menduplikat

Ctrl + V

Paste / menyisipkan

Ctrl + X

Cut / memindahkan

Ctrl + Z

Undo /mengembalikan ke keadaan sebelumnya / membatalkan perintah

Ctrl + A

Memilih / menyeleksi semua item atau teks

Ctrl + F4

Menutup dokumen dalam sebuah program berbasis dokumen, seperti Ms Word, Excel, dll.

Delete

Menghapus

Shift + Delete

Menghapus item (link menu, file, folder, dll) secara permanen tanpa

menyimpannya di Recycle Bin

ALT + ENTER

Membuka kotak dialog Properties untuk item yang dipilih

ALT + F4

Keluar dari program/aplikasi. Menutup item. / Shutdown

ALT + SPACEBAR

Menampilkan menu shortcut untuk jendela/window

ALT+TAB

Berpindah fokus antar program-program yg sdg dijalankan bersamaan.

ALT+ESC

Berpindah fokus ke tampilan program berikutnya. (urutannya mulai dari yg

pertama dijalankan)

SHIFT

(ketika sedang memasukkan CD/DVD ke dalam CD-ROM / DVD-ROM)

Mencegah CD menjalankan program otomatisnya.(Autoplay)


Shortcut untuk kotak dialog

Tombol Keyboard

Fungsi

CTRL+TAB

Pindah fokus ke tab berikutnya

CTRL+SHIFT+TAB

Pindah fokus ke tab sebelumnya

TAB

Pindah fokus ke pilihan (option) berikutnya

SHIFT+TAB

Pindah fokus ke pilihan (option) sebelumnya

ENTER

Menjalankan perintah tombol default

SPACEBAR

Memberi / menghilangkan tanda cek (√)pada pilihan (option)

BACKSPACE

Pindah ke folder satu level di atasnya di dalam kotak dialog Save As dan kotak dialog Open

F4

Menampilkan daftar-daftar yg ada di kotak daftar



Semoga bermanfaat


Sumber : ilmu komputer

READ MORE - Kumpulan Shortcut Windows XP

TENTANG LINUX 2

.

Linux adalah sistem operasi gratis bertipe Unix yang awalnya dibuat oleh Linus Torvalds dengan bantuan dari pengembang software se- penjuru dunia. Linux adalah implementasi POSIX secara mandiri dan termasuk multitasking secara nyata, virtual memori, shared library, demand loading, dan penanganan memori yang baik, jaringan TCP/IP, dan penampilan lain yang konsisten dengan sistem Unix. Dibangun dengan lisensi GNU (General Public License), sehingga kode sumber untuk Linux tersedia secara bebas untuk semua orang.


10 Alasan Kenapa Linux Adalah Sistem Operasi Terbaik

Di dalam distribusi Linux terdapat software-software berharga jutaan Rupiah yang gratis atau beberapa ribu rupiah untuk kemasan CDnya.

Sistem operasi yang lengkap yang :

  • Stabil - aplikasi yang crash tidak menyebabkan sistem operasi Down

  • Reliable - Server Linux sudah biasa hidup dalam jangka waktu RATUSAN hari, dibanding Windows yang perlu diReboot secara berkala

  • Secara Ekstrim Sangat Bermanfaat

Dilengkapi dengan puluhan lingkungan pengembangan aplikasi, termasuk C, C++, Fortran, Ada, toolkit seperti Qt dan beberapa bahasa script semacam Perl, Python, Awk, dan sed. Kompiler C pada Windows harganya lebih dari 1000 Dolar Amerika

Fasilitas jaringan yang istimewa, memungkinkan untuk berbagi CPU

Lingkungan yang ideal untuk menjalankan server, seperti Web Server, FTP Server, Authentication Server dan sebagainya

Tersedia pula software komersial, jika kebutuhan tidak terpenuhi dengan software yang gratis

Sistem operasi yang mudah untuk diupgrade

Mendukung banyak prosesor sebagai standar

Multi-Tasking yang nyata; memungkinkan untuk menjalankan lebih dari satu program pada waktu yang sama

Sistem GUI (window) yang disebut X yang istimewa, ekivalen dengan Windows namun sangat mudah untuk dikastemisasi

Open Source

Konsep Open Source ini sudah ada sejak tahun 1984, yaitu dengan adanya GNU Project yang disponsori oleh Free Software Foundation (FSF). GNU Project bertujuan untuk menyediakan sistem operasi seperti Unix yang "free" : GNU system. Free dalam arti kebebasan bukan dalam konteks harga. Free software dalam arti kebebasan user untuk menjalankan, menyalin, mengedarkan, mempelajari, mengubah software untuk memperbaiki. Varian dari sistem operasi GNU adalah

penggunaan yang luas dari Linux sebagai kernel. Sistem ini secara singkatnya disebut Linux, dan nama yang lebih lengkapnya adalah GNU/Linux System. Ada banyak software yang kemudian masuk dalam GNU Software Directory.

Software-software dari GNU ini umumnya berlisensi GNU GPL (GNU Public License). Lisensi GNU GPL ini memberikan keleluasaan kepada siapapun untuk menggunakan, mendistribusikan, mempelajari, dan merubah kode sumber. Lisensi ini juga memungkinkan kepada siapapun untuk mengambil sebagian atau seluruh dari kode sumber

untuk digunakan dalam software lainnya.


Software dari hasil modifikasi tersebut juga boleh untuk dijual dengan syarat lisensi dari software tersebut tetap harus GNU GPL. Ini menunjukkan bahwa lisensi ini melarang seseorang untuk memperoleh hak patent untuk pribadi atas software yang dibuat dengan lisensi GPL.


Distribusi Linux

Untuk memudahkan kepada para pemakai Linux, telah banyak berdiri perusahaan software yang mengemas software-software dari GNU untuk membuat Distribusi Linux. Untuk ini kita mengenal Slackware, RedHat, Linux Mandrake, Debian GNU/Linux, SuSE, Corel Linux, Trustix Merdeka dan masih banyak lagi. Masing-masing distribusi Linux memiliki target pasar sendiri-sendiri, mereka juga berusaha untuk semakin memudahkan user, dari masalah instalasi, penggunaan, dan perawatan.

Tetapi pada dasarnya mereka mengambil dari sumber yang sama.

Setiap distribusi Linux biasanya dijual dengan harga tertentu, apa yang mereka jual sebenarnya bukan softwarenya, tetapi usaha untuk mengemasnya, baik fisik maupun softwarenya. Setiap distribusi Linux biasanya juga menyediakan versi yang berlisensi GPL, untuk ini biasanya kita harus mendownload.

Dalam distribusi Linux umumnya telah lengkap software-software yang ada didalamnya. Meliputi untuk fungsi-fungsi server dan desktop. Sebagai contoh distribusi Linux Mandrake 8.2 di dalamnya telah terdapat aplikasi untuk GUI (Gnome, KDE), aplikasi Office (Gnome Office, KOffice), PIM (Evolution), Database server (MySQL, PostgreSQL), Web server (Apache), web scripting (PHP, Perl),software development tools (Make, GCC, Perl, Python, Ada, LISP, Glade, KDevelop, QtDesigner), aplikasi web (php Groupware, phpNuke) dan ratusan aplikasi lain yang dikemas dalam 3 CD.



Desktop Linux

Ada berbagai variasi program untuk desktop pada Linux. Desktop ini memberikan fungsi dan tampilan untuk kemudahan dan kenyamanan pengoperasian komputer. Desktop Linux yang cukup terkenal dan banyak digunakan antara lain KDE dan Gnome.

Hampir semua distribusi Linux menyertakan kedua Desktop Manager tersebut. Beberapa distribusi menggunakan KDE sebagai default Desktop Manager, seperti Linux Mandrake, Knoppix. Sedang yang lainnya menggunakan Gnome sebagai default Desktop Manager, seperti RedHat.

Setiap Desktop Manager juga membawa kubu aplikasi masing-masing, karena kedua Desktop Manager tersebut masing-masing membawa library aplikasi dan fasilitas masing-masing.

KDE

Pada dasarnya KDE terdiri dari beberapa bagian penting, yaitu :

Panel, berada pada bagian bawah layar, digunakan untuk menjalankan aplikasi dan pergantian

antar virtual desktop. Hal paling penting di sini adalah adanya K menu, yang tampil berupa yang menampilkan menu aplikasi untuk dijalankan ketika diklik.

Taskbar, pada dasarnya menempel pada Panel, digunakan untuk pergantian aplikasi yang sedang jalan.

· Desktop, dimana file-file dan direktori yang sering digunakan biasa ditempatkan. KDE secara default diset memiliki 4 desktop.


Tampilan KDE desktop

READ MORE - TENTANG LINUX 2

EKSTERNAL MEMORY

.
Sama halnya dengan Memory Internal ,Memory Eksternal mempunyai fungsi yang sama dengan memory internal yaitu tempat menyimpan data .Yang membedakannya adalah jika memory internal menyimpan data dalam media fisik berbentuk RAM atau ROM yang menyatu dengan motherboard,sedangkan Memory Eksternal menyimpan data dalam media fisik berbentuk kaset atau disk.
Form Factor
Ada dua form factor yang disiapkan pada casing sebuah PC untuk meletakkan komponen storage yaitu :
1. Form factor 3.5 inci seperti untuk floppy disk 3.5"
2. Form factor 5.25 inci seperti untuk Floppy disk 5.25” dan CD-ROM drive.

Kapasitas
Dalam teknologi storage dikenal dua definisi kapasitas storage :

Ukuran Definisi basis 2 Definisi basis 10
1 kilobytes 1024 bytes 1000 bytes
1 megabytes = 1024 KB = 1,048,576 bytes 1000.000 bytes
1 gigabytes = 1024 MB = 1,073,741,824 bytes 1000.000.000 bytes

tabel definisi kapasitas storage
Definisi basis 2 digunakan oleh aplikasi-aplikasi komputer itu sendiri, termasuk CHKDSK, dll. Sedangkan yang kedua digunakan di kalangan industri komputer. Sehingga jika anda membeli HD 6.4 GB itu berarti anda mendapatkan 6.400.000.000 bytes. Jadi jangan heran jika ternyata HD tersebut hanya cukup untuk menampung data sebesar 6 GB.

Kecepatan Putar (RPM)
Hampir semua jenis memory eksternal yang banyak dipakai belakangan ini berbentuk disk (piringan), yang berarti penulisan & pembacaan data dilakukan dengan perputaran piringan tersebut. Maka dikenallah satuan kecepatan rotasi disk, RPM. Makin cepat perputaran, waktu akses pun makin cepat. Namun juga makin besar tekanan terhadap disk dan makin besar panas yang dihasilkan.
Untuk storage berkapasitas besar, dikenal beberapa system yang ukuran RPM-nya sebagai berikut :

3600 RPM
(Pre-IDE)
5200 RPM
(IDE)
5400 RPM
(IDE/SCSI)
7200 RPM
(IDE/SCSI)
10000 RPM
(SCSI)
tabel ukuran RPM


Disk Cache
Adalah memory berjumlah kecil yang dirangkaikan dengan unit storage, untul mempercepat proses baca/tulis. Jika ada request data, ternyata data tersebut ada pada cache, maka pembacaan akan jauh lebih cepat.
Proses Caching
Analoginya misalkan kita adalah tukang kayu yang membutuhkan paku, pertama kita mencari dan mengeluarkan 8 buah paku dari tool box kita, dan menggunakan 3, sedangkan sisanya kita taruh di meja. Nah, jika kita membutuhkan lagi paku, kita tidak usah lagi mencari ke dalam tool box, melainkan mengambilnya dari meja. Disk Cache juga digunakan sebagai antrian instruksi, jika terdapat lebih dari satu instruksi dalam suatu waktu.

Disk Addressing
Setiap memory eksternal mempunyai alat baca & tulis yang disebut head. Pada harddisk dan floppydisk, data dapat ditulis pada kedua sisi piringan (platter) , sehingga dikenal juga istilah side. Istilah head lebih lazim untuk HD, sedangkan side untuk floppy.
Misalkan jika suatu hard disk dengan 3 piringan dapat memiliki 6 head, yang diberi nomor head 0, head 1, sampai head 5. Pada floppy disk yang hanya memiliki satu piringan, hanya memiliki dua sisi yaitu side 0 dan side 1.
Setiap head/side dibagi-bagi menjadi lingkaran-lingkaran konsentris yang disebut track. Suatu hard disk dapat memiliki sampai dengan 2000 track per inchi. Sedangkan floppy disk antara 48 sampai 135 track per inchi. Penomoran track dimulai dengan track 0, track1, dst.
Karena hard disk biasanya memiliki beberapa piringan maka muncul istilah silinder yaitu kumpulan dari track-track yang sama dari seluruh head yang ada.

Track Silinder dan Sector
Suatu track dibagi-bagi lagi menjadi daerah-daerah kecil yang disebut sektor. Seluruh sektor ini membentuk lingkaran, dengan penomoran dimulai dengan sektor 0. Jumlah sektor yang ada pada tiap track dikenal dengan istilah sector per track (SPT). Pada PC dan Macintos kapasitas dari satu sektor adalah 512 byte.
Dikenal juga satuan clusters yaitu kumpulan sectrs dari sebuah disk drive yang dialamatkan sebagai satu satuan logical unit oleh sistem operasinya. Cluster bisa berukuran 4,6,8,16 KB, dimana satu sectors itu 512 bytes. Selain cluster ada juga satuan block, yang terdiri dari satu sektor atau kumpulan beberapa sektor.
Format Level
Proses pengorganisasian disk dikenal dengan istilah low level format. Dengan proses format ini maka setiap daerah pada permukaan hard disk akan dibagi-bagi atas track, head, dan sektor sehingga hard disk akan tahu dimana letak suatu track x, head y dan sektor z. Ada pula high level format, dilakukan oleh sistem operasi, yang membuat direktori root, FAT, dan konfigurasi dasar lainnya, sehingga disk itu dapat dipakai oleh OS tersebut.
Sebuah HD bisa tampak seakan-akan terdiri dari beberapa volume, misalnya C:. D:, dll. Ini meperkenalkan istilah partisi yang berarti satu porsi HD yang dapat diakses sebagai satu volume logic. Satu partisi dapat diperlakukan sebagai satu HD mandiri, bisa dipakai untuk sistem operasi yang berlainan, dengan format berlainan, dsb.
Boot Sector
Adalah beberapa sektor pada disk yang disediakan untuk meload sistem operasi. Pada proses start-up komputer memeriksa Master Boot Record (MBR), yang biasanya merupakan sketor pertama di partisi pertama pada disk. MBR berisikan pointer ke sektor pertama dari partisi yang memuat sistem operasi, dan sector yang berisikan instruksi-instruksi yang mem-”boot” sistem operasi.
Boot sector terdapat pada floppy disk dan HD. Sekarang pun ada teknologi MB yang memungkinkan boot melalui CDROM (CD- bootable).

File Allocation Table Systems
Semua komputer perlu sistem untuk memantau file-filenya yang ditaruh dalam bentuk binary dalam disk, kalau tidak maka byte-byte itu hanyalah berupa sektor-sektor acak yang tidak bisa diterjemahkan. Sistem tersebut disebut File Allocation Table (FAT):

  • FAT 16 menggunakan pengalamatan 16 bit, hanya mampu mengalamati partisi sampai 2 GigaBytes. Jika kita pakai pada HardDisk 6 Giga misalnya, maka kita harus mempartisi hardisk tersebut menjadi 3.

  • FAT32 / Virtual FAT (VFAT) : file system yang digunakan pada Microsoft Windows 95 dan Windows 98. System kembangan dari FAT16 tersebut menyediakan alamat 32 bit protected mode untuk menandai cluster-cluster. System ini juga mendukung long file name.

  • NTFS : File system untuk Microsoft Windows NT. NTFS is dipandang lebih baik daripada FAT32 dan tidak punya keterbatasan ukuran cluster. Walaupun kadang kali untuk keadaan tertentu sebuah space yang nonaktif/terisi sebagian menghabiskan banyak sekali space hardisk dibandingkan system lain. NTFS juga menyediakan kontrol permisi akses dan dukungan RAID (lihat bawah).
Masih banyak lagi file system yang lain, seperti HPFS - IBM's OS/2 File System, Unix File System, dan 64-bit BeOS file system.
READ MORE - EKSTERNAL MEMORY

BIOS

.

BIOS (Basic Input Output system), merupakan software yang dipasang pada chip komputer untuk mengatur operasi dasar seperti layar, harddisk, memory, VGA dan komponen yang terintegrasi dengan motherboard (Onboard), dengan kata lain untuk mengatur komponen PC secara software atau disebut dengan istilah jumper less. .Juga bagian dari sistem operasi yang bisa mengidentifikasi set program yang digunakan untuk mem-boot komputer, sebelum menempatkan disket sistem. BIOS terdapat di ROM (Read Only Memory) dari sistem dan umumnya tersimpan secara permanen. Program yang digunakan mikroprosesor untuk menyalakan komputer. BIOS juga mengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan yang terhubung pada komputer.. BIOS digunakan untuk Berikut komponen yang dapat di set melalui BIOS:

· Hard disk

· CD-ROM

· Floppy disk

· RAM

· Processor

· LAN onboard

· Souncard onboard

· VGA onboard

Dalam blog ini digunakan Award BIOS sebagai contoh untuk men-konfigurasi komponen PC. Sedangakn untuk BIOS dengan merk lain hampir sama, hanya letak dan namanya saja yang mungkin berbeda. Pada AWARD BIOS terdapat beberapa menu pokok yaitu: MAIN, ADVANCED, POWER, BOOT, EXIT.

Berikut langakah – langkah untuk mengatur komponen PC.


1. Hard Disk dan CD-ROM

Untuk komponen hard disk, dalam BIOS hanya mangatur aktif tidaknya serbuah hard disk, dan juga menentukan berapa besar kapasitas sebuah hard disk baiks scara manual maupun otomastis. Terletak dalam menu MAIN kemudian dilanjutkan pada sub menuletak dari drive terpasang.

Pengenalan Hard Disk dan CD-ROM pada BIOS

Selanjutnya untuk mengatur hard disk atau CD ROM, masuk ke submenu letak hard disk atau CD ROM terpasang. Kita asumsikan bahwa Harddisk terlatak pada primary master. Boleh juga Harddisk terletak pada primary slave, secondary master atau secondary slave asalkan CD ROM tak boleh berada pada letak yang sama dengan Harddisk

Penentuan Hard Disk dan CD-ROM pada BIOS


Dalam menu di atas merupakan tampilan untuk mengatur hard disk yang terletak di primary master. Yang perlu diatur dalam menu di atas adalah “type”, dalam menu tersebut terdapat pilihan diantaranya: Auto, User Type HDD, CD-ROM, LS-120, ZIP, MO, Other ATAPI device dan None. Untuk lebih aman pilih Auto karena system akan

mendeteksi secara otomatis device yang terpasang, sedangkan None digunakan untuk men-disable hard disk atau tidak ada device yang terpasang, jadi harddisk tidak akan terdeteksi.


2. Floppy Disk

Untuk mengatur floopy disk terletak dalam menu yang sama seperti harddisk dan CD ROM. Terletak dalam menu MAIN dan pada umumnya bernama legacy diskette A. dalam opsi drive A dapat dipilih bermacam jenis type Disk Drive seperti 1.44 MB, 3.5-“ 720Kb, 3.5 “ – 2.88MB, 3.5” -360KB, 5.24”- 720kb, 5.25” dan none. Opsi “none” digunakan untuk menonaktifkan floppy disk. Pilih sesuai dengan floopy disk yang terpasang atau jika tidak terdapat floopy disk terpasang dapat digunakan pilihan None.

Pengenalan Floppy Disk pada BIOS


3. RAM

RAM hanya dapat diatur bagian clock latency-nya saja tetapi tidak semua RAM dapat diatur, merk tertentu saja yang dapat di set secara manual. Hanya RAM yang sering digunakan untuk overcloking yang dapat diset manual. Untuk melakukan setting masuk ke menu advanced > Chip Configuration.

Gambar 34. Pengaturan RAM pada BIOS

Pada gambar di atas untuk menentukan setting secara manual atau otomatis terletak dalam sub menu “SDRAM Configuration” Untuk “By SPD” akan dilakukan seting secara automatis oleh sistem sedangkan untuk seting secara manual pilih “User Define”. Hati- hati dalam mengubah nilai Clock latency dari RAM, sesuaikan dengan kemampuan RAM yang terpasang. Untuk lebih amannya gunakan pilihan secara otomatis selain lebih aman nilai yang diatur akan disesuaikan dengan nilai default RAM yang terpasang.

4. Processor

Ada beberapa cara untuk mengatur kecepatan prosesor sesuai dengan kemampuannya. Untuk seting dengan BIOS tidak semua prosesor bisa diatur, hanya prosesor tertentu saja yang dapat di set lewat BIOS. Untuk mengatur variabel-variabel dalam prosesor masuk kedalam menu advanced, maka akan terlihat beberapa menu yang berhubungan dengan CPU, yaitu: CPU speed, CPU/PCI Frequency dan CPU/Memory frequency ratio. CPU Speed merupakan kecepatan CPU yang dapat ditentukan secara Manual maupun Otomatis. Untuk melakukan Overcloking dapat dilakuakn setting pada bagian CPU/Memory frequency ratio. Pada bagian ini dapat di set jika CPU Speed dipilih manual.

Catatan : Ingat sesuiakan dengan kemampuan processor karena jika tidak, akan berakibat fatal.


Pengaturan Prosesor pada BIOS


5. LAN Onboard dan Sound onboard

Untuk kedua komponen ini sama dalam melakukan konfigurasi di dalam BIOS. Terletak dalam menu yang sama dan untuk mengaktifkan dengan memilih “enabled” pada masing-masing komponen. Sedangkan untuk menonaktifkan cukup dengan memilih “disabled”. Sedangkan untuk opsi auto digunakan untuk mendeteksi secara otomatis, jika ada komponen yang terpasang maka akan otomatis mengaktifkan komponen tersebut. Untuk masuk dalam konfigurasi komponen ini masuk menu Advanced > Chip Configuration. Dalam versi BIOS ini LAN Onboard dengan menu MCP MAC Controller sedangkan Sound Onboard denagn menu MCP Audio Controller, pilih enabled atau Auto untuk mengatifkan komponen tersebut. Perlu diingat apabila ingin memasang komponen baru yang bukan onboard dan komponen tersebut sejenis dengan komponen yang onboard maka harus dinon-aktifkan komponen yang onboard tersebut terlebih dahulu. Karena jika tidak akan terjadi konflik IRQ atau I/O addres-nya.

Pengaturan LAN dan Sound onboard pada BIOS


6. VGA Onboard

Untuk mengatur komponen VGA onboard yang perlu diperhatikan adalah mengatur besar kecilnya shared memori. Shared memori adalah memori yang digunakan oleh VGA sebagai buffer dan diambilkan dari RAM. Besarnya nilai shared memori tegantung kemampuan VGA dan besarnya RAM yang terpasang. Untuk mangatur besarnya shared memori masuk ke menu advaced Chip Configuration. Pilih bagian “VGA Shared memory size”. Besar kecilnya nilai memory yang diambil tergantung dari Jenis VGA Onboardnya dan besarnya kapasitas RAM yang terpasang.

Pengaturan VGA Onboard pada BIOS

Satu hal lagi dalam VGA yang sangat penting adalah Primary VGA BIOS. Pilihan ini terletak dalam menu Advanced > PCI Configuration, digunakan untuk memilih urutan deteksi dari VGA yang terpasang dalam sistem. Urutan tersebut diantaranya: PCI VGA Card, AGP VGA card, dan Onboard VGA. Jika VGA yang digunkan dalah Onboard maka set dengan Onboard VGA.

Penentuan Jenis VGA lewat BIOS


Demikian semoga bermanfaat.


Sumber : Modul TKJ (Menginstal PC)

READ MORE - BIOS

HARDDISK

.


Hard disk adalah suatu device dari PC yang berfungsi sebagai media penyimpan data (storage) dan juga termasuk ke dalam salah satu memori eksternal dari sebuah PC.




Hard disk sendiri terdiri dari berbagai komponen – komponen pembentuk hard disk dan akan dijelaskan di bawah ini.



  • Komponen Harddisk

Komponen-komponen hard disk, di antaranya :


  • Piringan logam (platter) yang berfungsi sebagai tempat penyimpan data. Jumlah piringan ini beragam, mulai 1, 2,3 atau lebih. Piringan ini diberi lapisan bahan magnetis yang sangat-sangat tipis (ketebalan dalam orde per sejuta inchi). Pada saat ini digunakan teknologi thin film (seperti pada prosesor) untuk membuat lapisan tersebut.

  • Head, berupa kumparan. Head pada hard disk berbeda dengan head pada tape. Pada tape proses baca dan tulis (rekam) menggunakan dua head yang berbeda, sedangkan pada hard disk proses baca dan tulis menggunakan head yang sama. HD biasanya memiliki head untuk tiap-tiap sisi platter, untuk hard disk dengan 2 platter dapat memiliki sampai 4 head, hard disk dengan 3 platter dapat memiliki sampai 6 platter. Tetapi tidak berarti hardisk dengan 16 head harus memiliki 8 platter. Di sinilah kita kenal teknik translasi. Teknik ini akan diulas di bawah.

  • Rangkaian Elektronik pada PCB (printed circuit board) , terdiri dari:


  • Rangkaian penguat untuk pembacaan (read preamplifier) yang diperlukan karena signal yang diperoleh head dari piringan sangat lemah.

  • DSP (digital signal processor), untuk proses yang berhubungan dengan sinyal-sinyal digital, seperti konversi sinyal listrik yang datang menjadi sinyal digital yang akan dituliskan ke piringan.

  • chip memory, digunakan sebagai cache buffer

  • Konektor, untuk melakukan komunikasi dengan CPU. Untuk HD IDE, jumlahnya 40 pin


  • Spindle dan actuator arm motor controller, untuk mengontrol putaran piringan dan peletakkan head baca/tulis.











  • Motor dari hard disk berfungsi untuk memutar platter. Ketika komputer distart, motor ini mulai bekerja dan memperdengarkan suara yang khas. Jika suara ini tidak benar maka dapat diduga bahwa motor HD tidak bekerja dengan baik.

Kecepatan putar motor ini mulai dari 3600 rpm sampai 10000 rpm dengan arah berlawanan dengan arah perputaran jarum jam (counter-clockwise). Putaran yang sangat cepat ini mengakibatkan adanya gaya pada permukaan piringan yang disebabkan oleh udara. Gaya ini memungkinkan head untuk mengambang pada ketinggian beberapa mikro inchi di atas permukaan platter/piringan. di atas piringan. Drive semacam ini disebut bernoulli drive. “Ketinggian” ini jauh lebih kecil dibanding ukuran rambut manusia, apalagi debu dari rokok.



Jarak yang dekat ini dimaksudkan agar head dapat membaca atau menulis dengan kerapatan yang tinggi. Dengan jarak sedekat itu, Anda tidak perlu terlalu takut. Hard disk sudah dirancang agar dalam keadaan normal (harap diingat) head tidak menyentuh permukaan platter. Jika hard disk dimatikan, maka piringan akan berhenti berputar akibatnya gaya yang mengangkat head akan hilang dan head akan mendarat di piringan. Lokasi pendaratan head sudah ditentukan pada daerah tertentu yang disebut landing zone (LZone) sehingga tidak akan merusak data yang ada pada daerah lain.



Jika dalam keadaan bekerja head sedikit saja tergoncang, maka akan menyebabkan head akan menyentuh permukaan piringan dan kemungkinan besar akan menyebabkan kehilangan data, kerusakan sebagian kecil dari piringan akan merusak head atau seluruh piringan. Bayangkan jika pada saat tertempel pada piringan akibat ada goncangan ada perintah bergerak ke tempat lain, maka head akan meninggalkan "jejak-jejak" bad sector pada piringan hard disk. Tapi pembuat hard disk sudah merancang agar head tetap stabil dalam kondisi goncangan tertentu, saat ini goncangan yang dapat ditoleransi mencapai 70 sampai 100 kali gravitasi (70-100 G).




  • Head adalah komponen yang paling mahal dari hard disk dan karakteristik head sangat menentukan kinerja hard disk. Head terbuat dari bahan magnetis dengan bentuk seperti "C". Kumparan (koil) yang terbuat dari kawat mengelilingi head. Pada saat menulis, arus yang melewati koil akan menimbulkan medan magnet yang digunakan untuk memagnetisasi permukaan platter. Sedangkan pada saat membaca, medan magnet pada permukaan platter akan menimbulkan arus pada koil ini.



Data "0" dan "1" disimpan dalam piringan dalam bentuk pola-pola magnet. Head baca/tulis membentuk pola ini ke piringan ketika proses penulisan terjadi, ketika membaca head akan mengkonversi bentuk pola ini ke dalam bentuk "0" dan "1". Lapisan magnetik terdiri dari daerah-daerah mikroskopik yang disebut domain. Setiap domain seperti magnet mungil dengan kutub-kutub yang berlawanan (utara/selatan atau positif/negatif). Data "1" dipresentasikan sebagai daerah dengan kutub positif di sisi kiri sedangkan data "0" dipresentasikan sebagai daerah dengan kutub positif di sisi kanan. Ada cara efektif untuk merekam data "0" dan "1" yaitu dengan teknik flux reversal. Ketika head akan menuliskan "1" maka head akan membalik polaritas magnet, sedangkan untuk "0" head tidak akan membalik polaritasnya.



Gerakan head dikendalikan oleh actuator arm (lengan penggerak). Kombinasi dari head dan platter sering disebut head disk assembly (HDA). Actuator arm digerakkan oleh positioning motor, yaitu motor yang berfungsi untuk mengatur posisi dari lengan (dan tentu saja posisi dari head). Motor ini dikontrol oleh hard disk controller pada rangkaian elektronik di hard disk. Motor ini memiliki sistem kontrol yang amat hebat, dengan sistem feedback motor ini dapat meletakkan head baca/tulis pada posisi yang sangat akurat. Mengapa hal ini dapat dilakukan? Vendor hard disk menggunakan suatu teknik yang disebut servo positioning, teknik inilah yang memungkinkan adanya feedback dalam sistem kontrol penempatan head hard disk. Servo sendiri berisi informasi mengenai track dsb yang sangat penting dalam proses penempatan head. Teknik ini memiliki dua tipe, yaitu dedicated servo dan embedded servo. Dedicated servo menggunakan satu permukaan dari hard disk hanya untuk servo saja. Tentu saja cara ini merugikan karena menghabiskan tempat pada hard disk. Teknik kedua menempatkan informasi servo secara tersebar pada setiap track sehingga kapasitas hard disk tetap dapat dipertahankan. Pada kenyataannya, saat ini teknik kedua yang digunakan, sedangkan teknik pertama digunakan pada hard disk yang dibuat pada masa lalu.


  • Kinerja Hard Disk

Kinerja hard disk berhubungan dengan kecepatannya dalam proses transfer data. Berikut ini beberapa parameter yang menentukan kinerja hard disk :



  • Kecepatan putar (RPM)

Untuk hard disk, dikenal beberapa system yang ukuran RPM-nya sebagai berikut :




3600 RPM

(Pre-IDE)

5200 RPM

(IDE)

5400 RPM

(IDE/SCSI)

7200 RPM

(IDE/SCSI)

10000 RPM

(SCSI)




  • Seek time

Adalah jumlah waktu yang diperlukan oleh actuator arm (lengan penggerak) untuk menggerakkan head baca/tulis dari satu track ke track lain. Nilai yang diambil adalah nilai rata-ratanya yang dikenal dengan average seek time, karena pergerakan head dapat hanya berupa pergerakan dari satu track ke track sebelahnya atau mungkin juga gerakan dari track terluar menuju ke track terdalam. Seek time dinyatakan dalam satuan milisekon (ms). Nilai seek time dari track yang bersebelahan sekitar 2 ms, sedangkan seek time dari ujung ke ujung bisa mencapai 20 ms. Average seek time umumnya berkisar antara 8 sampai 14 ms.


  • Head switch time

Sudah disebutkan, seluruh head bergerak secara bersamaan, tapi hanya ada satu head saja yang dapat membaca pada saat yang sama. Head switch time, yang dinyatakan dalam satuan ms, mempresentasikan berapa lama rata-rata waktu yang diperlukan untuk mengaktifkan suatu head setelah menggunakan head yang lain.


  • Cylinder switch time

Mirip dengan head switch time, cylinder switch time berlaku untuk pergerakan silinder atau track.


  • Rotational latency

Setelah head digerakkan ke suatu track yang diminta, head akan menunggu piringan berputar sampai sektor yang akan dibaca berada tepat di bawah head. Waktu tunggu inilah yang dikenal dengan rotational latency. Hard disk dengan putaran piringan yang makin cepat akan memperkecil rotational latency, tapi makin cepat piringan berputar akan menyebabkan hard disk akan lebih cepat panas.





  • Data Access Time

Didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan untuk menggerakkan head dan menemukan sektor yang dimaksud. Ini merupakan gabungan dari seek time, head switch time dan rotational latency. Data access time dinyatakan dalam satuan ms.


  • Transfer Rate

Didefiniskan sebagai kecepatan transfer data antara hard disk dengan CPU. Makin tinggi kecepatan transfer maka proses pembacaan atau penulisan akan berlangsung lebih cepat. Transfer rate dinyatakan dalam Megabyte per detik (MB/s).



Transfer rate ditentukan juga dengan sistem pemetaan yang digunakan di hard disk. Ada tiga macam tipe pemetaan, yang pertama adalah vertikal, kedua adalah horisontal sedangkan yang ketiga adalah campuran. Pada sistem pemetaan vertikal, penempatan data akan dilakukan dengan menghabiskan kapasitas satu silinder terlebih dahulu baru kemudian bergerak ke silinder berikutnya. Pada sistem pemetaan horisontal penempatan data dilakukan berdasarkan head, sedangkan pada sistem pemetaan campuran digunakan kombinasi silinder dan head.




  • Data Throughput Rate

Parameter ini merupakan kombinasi dari data access time dan transfer rate. Didefinisikan sebagai banyaknya data yang dapat diakses oleh CPU dalam satuan waktu tertentu. Data throughput rate tidak hanya dipengaruhi oleh hard disk, tapi juga oleh CPU dan komponen-komponen lain.






  • Teknologi Interface Harddisk



  • Integrated Drive Electronics (IDE)

Standar konsumen untuk interface. Kalah jauh dengan SCSI, tapi jauh lebih murah. Intreface IDE sekarang ini memiliki dua channel yang memungkinkan dua device tiap channel apakah itu HD, CDROM, atau storege lain. Pada sebuah channel , kecepatan transfer secara otomatis jatuh disesuaikan dengan kecepatan dan kemampuan device yang paling lambat agar kompatibilitas tetap terjaga. IDE yang asli dahulu hanya mendukung satu hard disk dalam channel, dan transfer rate rata-rata 2-3 MB/s. Kebanyakan IDE boards hanya punya satu channel, hanya mendukung dua drive. CD-ROM drive ketika itu menggunakan interface yang mirip floppy drive, dihubungkan pada sound card.




  • AT Attachment (ATA)

Untuk mendalami ATA kita perlu memahami tentang dasar-dasar teknologi hard disk. Pada prinsipnya ketika suatu sistem operasi akan melakukan operasi baca/tulis ke hard disk, perintah ini diberikan pada BIOS lalu BIOS yang meneruskannya ke hard disk. Sistem operasi lain yang memiliki I/O subsystem sendiri seperti Windows 95, Windows NT dan UNIX, kode-kode pada BIOS dibuat sendiri dalam I/O subsystem, dan operasi ke hard disk cukup melalui I/O subsystem tanpa melalui BIOS. Pengaksesan hard disk dilakukan dengan menggunakan register-register yang dilanjutkan dengan menggunakan sinyal-sinyal. Pembentukan sinyal-sinyal ini dikontrol oleh BIOS, tapi timing (pengaturan waktu) ditentukan oleh interface hardware. Spesifikasi ATA menentukan seberapa cepat sinyal-sinyal ini dikirim dan diterima.




  • Mode DMA

DMA adalah singkatan dari Direct Memory Access berarti data ditransfer langsung antara hard disk dengan memori tanpa menggunakan CPU. Cara ini berlawanan dengan PIO yang menggunakan CPU. Keuntungan menggunakan mode DMA amat terasa pada sistem operati multitasking seperti UNIX, karena transfer data dengan mode DMA akan menghemat resource CPU sehingga CPU dapat mengerjakan pekerjaan yang lain. Pada sistem operasi singletasking seperti DOS, CPU harus menunggu hard disk menyelesaikan transfer data terlebih dahulu sebelum melanjutkan pekerjaannya.



Ada dua tipe DMA, yaitu third-party DMA dan first-party DMA (busmastering DMA). Third-party DMA menggunakan DMA controller yang ada pada motherboard untuk melakukan operasi transfer data, sedangkan pada third-party DMA semua pekerjaan ini dikerjakan oleh bagian logic di interface card.



DMA controller yang ada pada sistem ISA memiliki kecepatan yang sangat rendah sehingga sangat riskan untuk digunakan bersama hard disk keluaran baru, sedangkan DMA controller pada VLBUS hanya mendukung busmastering DMA. Pada EISA dikenal DMA transfer tipe ‘B’ yang memiliki kecepatan transfer 4 MB/s sedangkan pada PCI dikenal DMA transfer tipe ‘F’ yang memiliki kecepatan antara 6 sampai 8 MB/s. Saat ini, chipset-chipset motherboard yang terbaru sudah mendukung bus mastering DMA




  • Small Computer System Interface (SCSI)

SCSI (dibaca 'Skazzi') adalah intrerface berkecepatan bus sangat tinggi yang dapat melakukan apa saja. Dia menyediakan dukungan untuk lusinan device secara simultan, beserta transfer rate kecepatan tinggi, multithreading, , parity checking, dan bus mastering. Dengan cost yang cukup besar untuk expansion slot dan hard disk SCSI, penggunaan CPU dapat dikurangi secara dramatis, khususnya dalam Windows NT.



Namun kesulitan menangani sistem ini, dan harganya membuat SCSI terbatas sebagai solusi workstation/server. Untuk konsumen kebanyakan IDE menyediakan solusi yang jauh lebiih mudah dan murah.
READ MORE - HARDDISK